Kajian

Ternyata, Orang beriman tidak hanya yang “beragama Islam”

Ternyata, Orang beriman tidak hanya yang “beragama Islam”

Sebagian orang berpendapat bahwa Tuhan itu milik penganut agama masing-masing. Tuhan agama yang satu berbeda dengan Tuhan agama yang lain. Namun di salah satu kitab suci, Al Qurán (agama Islam) telah dinyatakan bahwa orang yang beriman kepada Allah adalah orang beragama Islam yang beriman, ada juga dinyatakan orang Yahudi, orang nasrani dan Shabiin. Syaratnya adalah mereka beriman kepada Allah. Bahkan, hal ini dinyatakan dalam dua ayat sekaligus lho. Berikut adalah ayat-ayatnya:

Surat al Baqarah:
Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan orang Yahudi dan orang-orang nasrani dan Shabiin yaitu orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari akhirat dan mengerjakan perbuatan baik, mereka akan memperoleh upah (pahala) dari Tuhannya; mereka tidak merasa ketakutan dan tidak menaruh dukacita. [al Baqarah-2:62]

Surat al Maidah:
Sesungguhnya orang-orang yang beriman, orang-orang Yahudi, Shabiin, dan orang-orang nasrani adalah orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari akhirat, dan mengerjakan perbuatan baik; sebab itu mereka tidak merasa ketakutan dan tidak menanggung dukacita [al Maidah-5:69]

Kalau dicermati, Ada kata kunci yang dinyatakan dalam kedua ayat tersebut yakni orang-orang yang beriman kepada Allah. Jadi, Apakah bila manusia dari berbagai agama namun beriman kepada Allah apa yang terjadi? Apakah mereka tetap berbeda? Sepertinya tidak….
Mereka dan kita adalah satu… Manusia ciptaan Allah dan beriman kepada Allah.

Nah, Tugas manusia adalah harus beriman kepada Allah, Tuhan seluruh Alam…

 

—- Sebelumnya Penulis minta maaf kalau ada yang tidak sependapat. Kami hanya menyampaikan apa yang kami baca dan menuliskannya.—-

Click to add a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Kajian

More in Kajian